Struktur Artikel Yang Harus Kamu Ketahui

Struktur artikel – Penulisan setiap jenis artikel berbeda sesuai dengan maksud dan tujuan dibuatnya namun memiliki kesamaan dalam alur ceritanya. Ketika pembaca mudah memahami apa yang menjadi pesan penulis, itu berarti tulisan yang dibuat merupakan ciri khas dari tulisan yang baik. Penulisan artikel dapat dibagi menjadi dua yaitu penulisan artikel ilmiah dan penulisan artikel non ilmiah. Kerangka penulisan antara penulisan artikel ilmiah dan non ilmiah hanya berbeda pada metode, hasil, pembahasan, simpulan dan saran.

Format penulisan dari berbagai jenis artikel sebenarnya tidak jauh berbeda. Namun format penulisan antara artikel ilmiah dan artikel non ilmiah memiliki format yang berbeda. Untuk artikel kali ini kami akan membahas tentang pengertian artikel, sistematika penulisan artikel dan kesimpulan. Untuk Anda yang mau tahu tentang artikel dan sistematika penulisannya yuk kita bahas satu per satu.

Pengertian Artikel

struktur penulisan artikel
masmanto.com

Artikel merupakan suatu tulisan atau suatu karya tulis yang berisi pendapat atau ide dari penulis itu sendiri mengenai masalah tertentu. Tujuan dari penulisan artikel yaitu untuk mendidik, mempengaruhi, memberitahui, meyakinkan dan dapat menghibur. Cara yang dilakukan dengan mempublikasikan di majalah, surat kabar, bulletin serta di berbagai tempat lainnya. Bentuk artikel pada surat kabar ataupun majalah dibuat untuk memberitahukan atau menyampaikan berita. Ada berbagai macam artikel dan yang sering kita baca. Beberapa diantaranya yaitu artikel tentang sejarah, petualangan, argumentasi, penelitian, bimbingan untuk mengerjakan atau melakukan sesuatu.

Sistematika Penulisan Artikel

struktur penulisan artikel

Demi kelancaran dalam menulis kita perlu mengetahui tentang sistematika atau struktur penulisan artikel. Pada hakekatnya menulis merupakan upaya untuk menyampaikan sesuatu hal yang dilihat, dibaca, dirasakan dengan berbagai macam tulisan. Seperti artikel narasi, artikel deskripsi, artikel eksposisi, artikel arsitektur, artikel argumentasi dan artikel eksposisi.

Baca juga : pengertian artikel ilmiah

  1. Artikel Narasi

struktur penulisa artikel
www.elementsdigital.es

Artikel narasi atau paragraph narasi merupakan sebuah karya tulis yang memiliki alur cerita dalam kurun waktu tertentu. Waktu yang dimaksud berdasarkan pengamatan, pengalaman orang lain ataupun pengalaman pribadi. Rangkaian peristiwa secara kronologis yang berusaha menciptakan sebuah kisah yang bagus.

Karangan narasi ini dibagi menjadi dua menurut jenisnya yaitu narasi ekspositoris/narasi faktual dan narasi sugestif/narasi berplot. Narasi ekspositoris merupakan narasi yang bertujuan untuk memberikan informasi contohnya seperti otobiografi, kisah perjalanan dan yang lainnya. Sedangkan narasi sugestif merupakan narasi yang mampu menyampaikan kepada pembaca dengan daya khayalan seperti cerpen dan novel.

Sistematika dalam artikel narasi yaitu judul artikel, isi artikel dan penutup/daftar pustaka. Tetapi sebelum membuat narasi perlu diperhatikan dalam langkah-langkah penulisannya yaitu:

  • Tentukan tema dan pesan yang akan disampaikan.
  • Menetapkan sasaran pembaca, merancang peristiwa yang akan disampaikan dengan skema alur.
  • Membagi peristiwa utama di awal, pengembang dan akhir.
  • Merinci peristiwa utama sebagai pendukung cerita.
  • Menyusun tokoh, perwatakan sudut pandang dan latar.
  1. Artikel Deskripsi

struktur penulisan artikel
www.cheapnfljerseysmark.net

Artikel deskripsi merupakan sebuah karangan atau paragraf yang menjabarkan tentang suatu objek. Artikel deskripsi bertujuan supaya pembaca dapat merasakan atau menyaksikan objek yang di deskripsikan oleh penulis. Dalam penulisan deskripsi informasi yang digunakan untuk menjabarkan suatu benda/objek harus jelas sesuai dengan data dan fakta yang ada.

Sebelum kita membuat artikel atau paragraf deskripsi, kita harus mengerti kerangka dari penulisan paragraph deskripsi seperti:

  • Menentukan tema dan judul

Tema dan judul merupakan hal utama yang perlu dilakukan untuk membuat sebuah karangan.

  • Mengumpulkan bahan pendukung berupa topik yang berhubungan

Pengumpulan bahan pendukung juga sangat penting karena akan menguatkan pendapat dari penulis.

  • Menseleksi topik yang sesuai dengan tema dan penting

Dalam menseleksi topik ini sangat penting sehingga pembahasan yang akan ditulis akan sesuai dengan topik, tidak melebar.

  • Mengembangkan kerangka karangan

Pengembangan dari bahan-bahan atau topik yang sudah diseleksi menjadi kalimat dan paragraf yang menarik.

  1. Struktur Penulisan Artikel eksposisi

Struktur Penulisan Artikel
marketingland.com

Teks eksposisi merupakan sebuah karangan atau paragraf yang berisi informasi. Tujuan dari artikel eksposisi adalah untuk menjabarkan dan memberikan informasi dengan gaya bahasa yang singkat, padat dan akurat. Sehingga pembaca dapat menambah wawasan secara rinci dari suatu hal ataupun kejadian yang ditulis. Adapun bagian utama struktur teks eksposisi yaitu sebagai berikut:

  • Pernyataan pendapat atau Tesis

Bagian ini bisa disebut dengan bagian pembuka. Karena dalam pernyataan pendapat ini penulis menguraikan pendapat awal atau prediksi atas suatu masalah dengan berdasarkan fakta.

  • Argumentasi

Pada bagian ini penulis memaparkan berbagai alasan dan fakta untuk memperkuat pendapat penulis ataupun menolak suatu gagasan.

  • Penegasan ulang pendapat

Dalam bagian ini berisi tentang penguatan kembali dan telah ditunjang oleh fakta-fakta yang ada pada bagian argumentasi.

  1. Artikel Arsitektur

struktur penulisan artikel
margolopez.artstation.com

Arsitektur merupakan proses atau perancangan sebuah bangunan dan struktur fisik lainnya. Artikel arsitektur ini merupakan karya tulis yang bermaksud untuk membagikan berbagai pengetahuan tentang arsitektur. Untuk sistematika penulisannya sama seperti artikel yang lain yaitu:

  • Latar belakang
  • Rumusan masalah
  • Tujuan
  • Pembahasan
  1. Artikel Persuasi

struktur penulisan artikel
pixabay.com

Tulisan persuasi merupakan suatu karangan yang bertujuan untuk membuat pembaca yakin, percaya dan tertarik untuk melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang ditulis oleh penulis. Fakta-fakta yang diuraikan dalam penulisan karangan persuasi harus diuraikan dengan jelas sehingga dapat diterima secara meyakinkan. Selain itu penggunaan diksi harus diperhatikan terhadap emosi atau perasaan pembaca.

Sebelum menulis paragraf persuasi kita harus mengetahui langkah-langkah atau struktur penulisan artikel dalam menulis paragraf persuasi yaitu sebagai berikut:

  • Menentukan tema dan topik

Tema dan topik merupakan sebuah kunci untuk membahas  suatu karangan yang akan dibuat.

  • Membuat kerangka karangan

Kerangka karangan persuasi mengandung hubungan sebab akibat dan ditujukan agar kerangka tersebut sistematis dan logis. Dengan kerangka karangan maka pembahasan tidak akan melebar.

  • Mengumpulkan bahan

Pengumbulan bahan dalam sebuah karangan sanggat penting karena dapat menguatkan pendapat penulis dan dapat menarik pembaca.

  • Mengembangkan kerangka karangan

Pengembangan kerangka karangan biasanya dilakukan dalam setiap paragraph dengan memperhatikan kelogisan dalam setiap paragrafnya.

  • Mencantumkan kalimat persuasi

Kalimat persuasi berupa kesimpulan dari pembahasan pada bagian inti dan bisa dibuat deduktif ataupun induktif.

Kesimpulan

Dengan artikel di atas kita dapat mengetahui pengertian dan sistematika dari sebuah artikel. Sehingga kita dapat membuat artikel dengan baik dan menarik setiap pembaca yang ingin membacanya. Dengan tujuan dan maksud dari setiap artikel yang akan dibuat nantinya.

Struktur artikel (penulis artikel) harus menggabungkan setiap kata menjadi kalimat yang menarik, mudah untuk dibaca dan yang paling penting mudah untuk dipahami. Sehingga pembaca akan mengetahui apa yang tidak diketahui sebelumnya, dalam artian mereka mampu memahami maksud dari tulisan yang dibuat oleh penulis.

Untuk membuat artikel kita harus mengetahui kerangka atau struktur penulisan artikel seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam membuat berbagai macam artikel seperti artikel narasi, artikel deskripsi, artikel arsitektur, artikel eksposisi dan artikel persuasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *