Pengertian Artikel Ilmiah dan Susunan Artikel Ilmiah

352
pengertian artikel ilmiah
www.vokare.com.br

Pengertian artikel ilmiah – Artikel adalah tulisan yang berisi tentang informasi dan pengetahuan untuk di bagikan kepada yang membutuhkan. Artikel ada banyak sekali klasifikasinya, seperti yang Anda baca sekarang adalah pengertian artikel ilmiah, artikel tentang pengetahuan.

Banyak media yang suka menuliskan suatu peristiwa ataupun hiburan, disitu pasti terdapat tulisan, tulisan tersebut disebut sebagai artikel. Artikel dapat berupa deskripsi, penjelasan, dan lain-lain. Tentunya semua media membutuhkan kehadiran dari artikel.

Dengan kata lain, artikel memang sangat penting, bagaimana jika tidak ada artikel di dunia ini? Tentu semua orang akan buta pengetahuan, informasi, sejarah, dan lain-lain. Maka artikel atau tulisan itu memang bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan kita.

Pengertian Artikel Ilmiah

pengertian artikel ilmiah
www.kata.co.id

Menurut para ahli, dosen, peneliti, maupun mahasiswa mengeluarkan pendapat bahwa:

“Artikel ilmiah merupakan tulisan yang bersifat ilmiah, dapat berbentuk review article (artikel ulasan) maupun research article (artikel penelitian) dari laporan hasil penelitian yang dikarang atau ditulis kembali oleh para penulisnya untuk dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bereputasi.”

Pengertian artikel ilmiah adalah tulisan yang berisi ulasan tentang penelitian dari hasil laporan penelitian. Yang ditulis ulang oleh penulisnya untuk dipublikasikan kepada masyarakat. Saat ini artikel ilmiah digunakan untuk membuat laporan penelitian tentang suatu pembahasan.

Susunan Artikel Ilmiah

pengertian artikel ilmiah
prelo.co.id

Adapun untuk pengertian Artikel ilmiah memiliki susunan yang terdiri atas judul, nama penulis, abstrak, dan kata kunci.

a. Pengenalan

Bagian ini adalah bagian yang berisi pengenalan tentang hal yang informatif. Ada dua jenis bagian pengenalan. Pertama pengenalan umum ada di semua karya ilmiah dan kedua pengenalan khusus dimiliki karya ilmiah tertentu. Bagian dari pengenalan artikel ilmiah terdiri dari judul, nama penulis, abstrak, dan kata kunci.

Tujuan adanya pengenalan adalah menginformasikan atau menggambarkan secara umum kepada para pembaca apa yang menjadi latar belakang. Diharapkan pembaca bisa sedikit memahami tentang hal yang akan di bahas. Dengan adanya pengenalan pembaca juga dapat  mengerti gambaran umum yang akan dibahas.

Judul

Judul merupakan kata yang paling penting untuk memberi penamaan artikel. Setiap artikel pasti mempunyai sudah seharunya memiliki judul, jadi bukan hanya berlaku untuk buku. Jika tidak diberi judul maka bagaimana pembaca sulit untuk tertarik membaca tulisan tersebut. Judul juga merupakan identitas tulisan/artikel yang paling utama.

Syarat judul karya ilmiah adalah sebagai berikut ini.

  • Mencerminkan isi karangan

Ini  berarti apa yang akan dijelaskan dalam artikel tersebut sudah dapat gambarkan dari judul artikel.

  • Berupa pernyataan

Ini berarti judul tidak boleh menggunakan kalimat pertanyaan harus berupa frasa atau klausa. Tidak boleh berupa kata pertanyaan.

  • Jelas

Jelas berarti yang ingin disampaikan kepada pembaca sudah jelas dan bisa dimengerti.

  • Mencerminkan jenis artikel ilmiah.

Artinya melalui judul pembaca akan mudah mengetahui isi artikel yang dituliskan tersebut sebagai artikel penelitian atau artikel konseptual.

b. Nama penulis

Nama yang menuliskan artikel ilmiah pada laporan tersebut harus ada. Dengan demikian pembaca bisa mendapat pengetahuan siapa penulis artikel ilmiah ini. Dengan begitu jika ada masukan atau hal positif, pembaca maka pembaca dapat menghubungi penulis tersebut. Walaupun hanya sekedar nama, penulis biasa disebut sebagai baris kepemilikan.

Baris kepemilikan dibagi menjadi beberapa model, tergantung kepada gaya penulisannya. Ada juga baris kepemilikan yang disertai dengan instansi terkait, ada pula yang tidak. Penulisan nama penulis sebaiknya ditulis dengan tidak memakai pangkat, kedudukan dan gelar akademik. Jika nama penulis menggunakan Drs. H. Mahmudi Iskandar, M.Sc., misalnya, dalam artikel ilmiah cukup ditulis Mahmudi Iskandar.

Pangkat, kedudukan dan gelar bisa dituliskan dalam catatan kaki atau lampiran, jika ada biografi penulis. Jika nama penulis lebih dari satu maka semua nama harus dicantumkan atau tidak boleh diganti dkk (dan kawan-kawan).

c. Abstrak

Abstrak merupakan ringkasan tulisan atau artikel. Secara tidak langsung dengan membaca bagian abstrak maka pembaca akan mengetahui pembahasan secara umum. Oleh sebab itu, di dalam abstrak harus mencakup seluruh bagian dari halaman tersebut, dari pendahuluan sampai penutup.

Penekanan isi pada abstrak terletak di hasil pembahasan. Umumnya pada bagian abstrak disajikan satu paragraph yang tidak lebih dari 200 kata. Istilah abstrak ada yang menyamakan dengan ringkasan dan kesimpulan. Abstrak sering diartikan lebih pendek daripada ringkasan dan kesimpulan. Sedangkan untuk ringkasan bisa mencapai 500 kata, itulah perbedaannya.

d. Kata kunci

Kata kunci adalah sebuah kalimat yang merupakan inti dari penulisan artikel tersebut. Biasanya kata kunci dijadikan judul oleh penulis atau pengarang. Namun bisa ada kemungkinan kata kunci ambil dari isi karangan. Jumlah kata kunci biasanya antara 3 sampai 5.

e. Batang Tubuh

Batang tubuh merupakan isi dari artikel ilmiah yang sesungguhnya. Pada umumnya bagian batang tubuh dibagi menjadi tiga, yaitu

f. Bagian Pendahuluan

Bagian pendahuluan umumnya berisi latar belakang masalah dan rumusan masalah. Bagian ini merupakan bagian dari gambaran umum suatu artikel.

g. Bagian Isi

Bagian isi berisi materi inti atau hal yang ingin di informasikan kepada pembaca. Bagian isi di bagi menjadi dua jenis yaitu bagian isi artikel penelitian, dan bagian isi artikel konseptual.

h. Bagian Penutup

Bagian ini biasanya berisi kesimpulan dari suatu artikel yang dibahas atau ringkasannya. Bagian ini sering di baca untuk merangkum isi dari artikel tersebut.

i. Kepustakaan

Bagian ini berisi daftar pustaka atau sumber yang digunakan untuk menuliskan artikel tersebut. Daftar pustaka berisi sumber yang bertujuan jika salah maka yang salah adalah sumber bukan penulis tersebut.

Contoh Artikel Ilmiah

Dampak Jelek Makanan Junk Food Untuk Kesehatan Tubuh Kita

Junk Food disebut juga makanan cepat saji atau makanan instan yang sekarang telah berkembang pesat di bisnis perusahaan makanan di Indonesia. Makanan cepat saji  atau instan sering dinilai oleh sebagian orang lebih efektif waktu dan mudah ditemukan. Bukan itu saja, makanan cepat saji atau instan juga memiliki rasa yang enak dan juga harganya yang murah.

Makanan fast food sudah lama menimbulkan kontroversi di Indonesia. Karena ada beberapa fakta tentang dampak buruk yang merugikan kesehatan. Fakta dampak buruk tersebut disebabkan oleh adanya kandungan zat yang berbahaya di dalam makanan fastfood. Tak hanya itu saja, kenyataannya di dalam makanan fastfood mengandung bahan pengawet dan penyedap rasa yang sekarang disebut micin.

Fenomena kata micin sekarang mendadak trend karena kerap digunakan anak muda hingga dewasa. Micin memang mengandung zat yang berbahaya bila dikonsumsi terus-menerus. Bila diteruskan maka akan mengalami hal yang kurang normal. Maksud dari hal kurang normal itu seperti sering bengong, tidak nyambung diajak bicara dan lain-lain.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa terlalu sering mengkonsumsi makanan cepat saji atau instan tidak berdampak secara langsung ke tubuh kita. Tetapi, makanan cepat saji atau instan yang sering dikonsumsi akan mengendap di dalam tubuh yang akan menjadi penyebab penyakit mematikan seperti kanker. Bukan hanya itu saja, penyakit berbahaya lainnya juga mengintai seperti stroke, usus buntu dan gagal ginjal.

Maka kurangi hal tersebut karena akan membahayakan untuk masa depan kita. Mulailah mengkonsumsi makanan sehat untuk membuat tubuh kita menjadi segar kembali. Sayangi tubuh kita sebelum terkena penyakit yang berbahaya.

Itulah sedikit hal tentang pengertian artikel ilmiah. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat buat kita semua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here