13+ Makanan Khas Bali Paling Populer Yang Wajib Kamu Coba

320
makanan khas bali
blibli.com

Makanan Khas Bali – Pesona Pulau Dewata memang tiada duanya. Bali tak hanya dikenal karena keindagan alamnya namun juga cita rasa masakannya. Makanan khas Bali memiliki kelezatan yang tak mungkin kamu temukan di manapun. Tapi perlu kamu ingat ya, ada beberapa masakan Bali yang tidak halal untuk kamu yang Muslim.

Jadi kamu perlu teliti sebelum membeli ya. Jangan khawatir, ada beberapa menu yang halal, kok. Bahkan kamu bisa temukan masakan serupa dengan ingrediens atau komposisi daging halal. Mau tahu makanan apa saja yang bisa kamu temukan di Bali? Di bawah ini terdapat beberapa referensi masakan lezat khas Bali yang bisa kamu coba.

Makanan Khas Bali yang Super Enak

  1. Nasi Jinggo

makanan khas bali
resepkraton.com

Nasi jenggo atau kerap disebut nasi jinggo merupakan fast food khas Bali yang dikemas dengan menggunakan daun pisang dengan porsi kecil mirip seperti nasi kucing khas angkringan. Karena porsinya yang sangat sedikit, terkadang pembeli membeli nasi jinggo beberapa bungkus agar kenyang.

Isinya berupa nasi putih sebesar kepalan tangan dengan lauk-pauk dan sambal. Lauk yang digunakan umumnta sambal goreng tempe, serundeng, dan ayam suwir. Para penjaja nasi jinggo kini pun menjual nasi jinggo dengan nasi kuning, sementara lauknya bervariasi ada yang pakai daging sapi atau ada pula daging babi.

  1. Nasi Tepeng

makanan khas bali
sumber.com

Makanan ini khas daerah Gianyar, makanan ini memiliki tekstur yang lumayan lembek. Namun, hal yang cukup unik, rasanya pun terbilang pedas. Tak sampai di situ, nasi ini pun di dalamnya terdapat beberapa bumbu rempah-rempah khas Bali yang punya cita rasa berbeda.

Nasi ini punya kemiripan dengan nasi uduk yang kerap dijumpai dengan mudah. Karena keduanya memiliki cita rasa yang sama-sama gurih. Rasa gurih ini diperoleh karena nasi tepeng juga menggunakan santan. Beras direbus bersama dengan santan dan kemudian dicampur dengan bumbu-bumbu rempah seperti kunyit, daun salam, dan juga garam.

  1. Sate Lilit Makanan Khas Bali

makanan khas bali
masmanto.com

Sate Lilit merupakan suatu varian sate asal Bali. Sate ini bisa dibuat dari daging babi, ikan, daging ayam, daging sapi, atau bahkan kura-kura yang dicincang halus, kemudian dicampur dengan parutan kelapa, santan, dan dibumbui jeruk nipis, bawang merah, dan merica. Ketika adonan telah siap, kemudian adonan di lilitkan pada batang kayu dan di bakar hingga matang.

  1. Sate Plecing

makanan khas bali
masmanto.com

Sate plecing merupakan sate khas Bali selanjutnya yang punya rasa yang unik sebab disajikan dengan bumbu plecing. Bumbu plecing yaitu sambal terasi yang memiliki perpaduan dengan bumbu rempah-rempah dan diberi perasan jeruk nipis. Perpaduan inilah yang membuat rasa sate menjadi lebih lezat ditambah lagi dengan tekstur daging yang empuk dan kenyal.

Kamu pun bisa memilih bumbu kental manis apabila kamu tak suka dengan rasa yang pedas. Sate plecing biasanya memakai daging babi, namun ada pula kok yang menggunakan daging ayam, sapi dan sebagainya.

  1. Tum Ayam Makanan Khas bali

makanan khas bali
dapurkobe.co.id

Makanan yang satu ini merupakan jenis kuliner yang bisa kamu jumpai di daerah Bali. Sesuai dengan namanya, menu yang satu ini tentunya memakai bahan dasar daging ayam dalam pembuatannya, jadi halal untuk kamu yang Muslim.

Dilihat dari namanya saja sudah dapat ditevak bahwa masakan ini merupakan masakan yang proses pembuatannya dengan cara di kukus, sebab dari kata “tum” yang mana makanan ini dibungkus dengan sejenis daun (umumnya daun pisang).

  1. Komoh Makanan Khas Bali

makanan khas bali
idntimes.com

Meskipun sudah jarang ditemukan bahkan di Bali sekalipun, akan tetapi perlu keberanian untuk memakannya menu yang satu ini. Masakam ini memakai bahan dasar darah segar dan daging cincang yang diolah dengan sedemikian rupa. Jenis olahan ini tergolong dalam makanan unik atau “Bizarre Food”.

Untuk bumbunya, masih tetap menggunakan base kele yang mengandung bumbu base selem (bumbu hitam). Komoh ini disajikan di dalam gelas maupun mangkok kecil tanpa menggunakan sendok. Lho, lalu bafaimana cara makannya? Cara  memakannya dengan cara diseruput. Olahan ini dapat disantap tanpa variasi makanan lainnya atau dapat pula di bersama dengan nasi putih.

  1. Rujak Bulung dan Rujak Kuah Pindang

makanan khas bali
indoindians.com

Rujak Bulung dan rujak kuah pindang sepintas kedua rujak ini sama, hanya saja buah-buahan pada rujak kuah pindang dapat diganti dengan rumput laut yang berwarna hijau dan putih. Perbedaan lainnya, rujak bulung ditambahkan kedelai goreng serta parutan kelapa. Tampak aneh memang, namun justru membuat siapapun penasaran untuk mencobanya.

Kedua kuliner ini merupakan resep asli masyarakat Bali yang memiliki perpaduan kesegaran dari buah-buahan dan kuah air rebusan kepala ikan tongkol. Isian dari buahnya pun ambil dari buah mangga muda, jeruk bali, pepaya muda, mentimun dan juga kendondong. Bisa bayangkan betapa segarnya?

Walau akan ada sedikit bau amis dari kuah pindang tersebut, cita rasa yang di tawarkan Rujak Kuah Pindang dan Bulung ini cukup nagih. Ketika kamu datang ke Bali, makanan ini wajib kamu coba, namun yang terpenting jangan khawatir atau ragu untuk menyantapnya. Sebab makanan khas bali ini di jamin halal.

  1. Sate Kakul Makanan Khas Bali

makanan khas bali
indoasia-tourtravel.com

Sate kakul atau dikenal dengan sate siput memang bukanlah pendatang baru di dunia kuliner, khususnya di Bali. Beberapa siput disusun dalam satu tusukan bilah bambu yang cukup identik dengan masakan desa ataupun masakan tradisional.

Sate kakul merupakan makanan yang sehat, berasal dari daerah Bali dan memiliki rasa yang sangatlah nikmat dan lezat. Mungkin kamu masih belum tahu jenis sate yang satu ini sebab memang baru mendengar namanya yang masih terasa asing ditelinga kamu.

Tetapi, ternyata sate kakul ini adalah suatu makanan yang memiliki citarasa yang lezat dilidah dan terbuat dari kerang darah yang dimasak dengan metode dibakar seperti sate. Kemudia  sate ini dibumbui dengan bumbu yang cukup sederhana sehingga makanan ini dinamakan sate kakul.

Sate kakul ini punya ciri khas rasa yang cukup pedas dan bisa disantap atau dipadu padankan dengan nasi putih. Sate kakul pun ada yang memiliki rasa manis. Adonan manis dari sate kakul ini berasal dari campuran kecap dan gula merah ditambah pula dengan taburan bawang merah.

Sedangkan agar mendapatkan rasa yang gurih dan sedap pada sate, dioleskanlah ramuan kecap manis, kemiri, serai, tomat, dan juga saos tiram, sebelum sate dibakar. Dalam meracik sate kakul ini tidak terlalu sulit.

Pertama, senua siput dibersihkan dengan menggunakan air bersih, kemudian ditusuk. Lalu setelah itu dalam bentuk tusukan, semuanya disimpan di dalam freezer, agar dapat diambil dan dibakar sewaktu-waktu ketika datang pembeli.

Selain mempunyai citarasa yang lezat dan gurih, kakul atau keong sawah ini punya banyak manfaat yang baik bagi tubuh. Di antaranya dapat menurunkan tensi darah bagi yang punya tekanan darah tinggi. Kemudian ada pula kandungan protein dari kakul yang tinggi dan bebas kolesterol sehingga kakul bisa disantap siapapun.

Bahkan bagi yang memiliki tekanan darah rendah pun diperbolehkan mengkonsumsi sate kakul ini namun dengan batas tertentu.

  1. Lawar Makanan Khas Bali

makanan khas bali
primarasa.co.id

Lawar merupakan Makanan khas Bali, masakan yang berupa campuran sayur-sayuran dan daging cincang yang diberi bumbui secara merata dan berasal dari Bali. Makanan ini umumnya disajikan dalam rumah tangga di Bali maupun dijual secara luas di rumah makan dengan sebutan lawar Bali. Lawar kerap dibuat dari daging Babi yang dicincang, sayuran, sejumlah bumbu-bumbu dan kelapa.

Memang sekilas mirip dengan urap. Terkadang di beberapa jenis lawar diberi unsur yang dipercaya mampu menambah citarasa dari lawar itu yakni darah dari daging itu sendiri. Darah tersebut kemudian dicampurkan dengan bumbu-bumbu tertentu sehingga mensmbah kelezatan lawar tersebut.

Lawar ini sendiri tergolong makanan yang tidak dapat bertahan lama jika didiamkan di udara terbuka. Lawar biasanya hanya bertahan setengah hari. Penamaan lawar ini pun bervariasi, biasanya berdasarkan jenis daging yang dipakai atau apa jenis sayurannya. Apabila yang digunakan adapah daging babi maka lawar yang dihasilkan disebut lawar babi.

Demikian pula jika yang digunakan sayur nangka, maka lawarnya diberi nama lawar nangka. Ada pula yang namanya berdasarkan warna lawarnya yaitu lawar merah jika warna lawarnya merah, dan lawar putih jika warna lawarnya putih.

Ada pula lawar yang bernama lawar padamare, yakni sejenis lawar yang dibuat dari campuran dari beberapa jenis lawar. Lawar dapat disajikan dengan nasi bersama jenis lauk-pauk lainnya.

  1. Tipat Blayang

makanan khas bali
sumber.com

Tipat Blayag merupakan makanan khas Bali yang hingga saat ini masih dipertahankan eksistensinya guna memuaskan para wisatawan domestik. Sajian ini ialah ketupat yang di hidangkan bersama campuran ketupat, telor, suwir daging ayam, taoge, sambal dan disiram dengan kuah santan. Agar lebih gurih, taburi kacang goreng dan bawah merah goreng.

  1. Srombotan

makanan khas bali
masmanto.com

Serobotan memiliki perpaduan dari berbagai macam sayuran seperti taoge, kacang panjang, bayam, kangkung, terong dan sebagainya. Sayuran tersebut kemudian direbus sampai matang, lalu ditiriskan dan dipotong-potong agar mudah untuk disajikan dan mudah untuk memakannya.

Untuk bumbunya ada 3 macam yaitu bumbu kacang, bumbu kelapa parut dan juga bumbu unyah sere limo (bumbu paling pedas di antara bumbu lainnya).

  1. Nasi Sela Makanan Khas Bali

makanan khas bali
laskarkuliner.blogspot.com

Nasi sela dulunya tercipta ketika masyarakat Bali sedang dilanda paceklik, akhirnya mereka menambahkan ubi pada nasi. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Ternyata paduan nasi putih dan ubi menghasilkan cita rasa yang unik. Ada rasa manis yang berpadu dengan lauk yang kaya rasa (gurih, pedas, manis), membuat sajian ini jadi istimewa.

  1. Lak-Lak Makanan Khas Bali

makanan khas bali
ksmtour.com

Laklak atau yang biasa disebut Jaje Laklak oleh masyarakat Bali ini adalah kue mungil yang memiliki bentuk lingkaran berdiameter 3 cm, kue satu ini punya rasa yang tak pernah ada matinya.

Sangat cocok sebagai teman minum teh saat pagi atau sore hari. Tetapi, jika tak sempat menyantapnya saat sarapan, jangan khawatir, sebab bentuknya yang kecil dan mungil, memungkinkan Jaje Laklak ini sangat mudah dibawa kemana pun.

Umumnya, Jaje Laklak memiliki warna putih dan ada juga yang berwarna hijau. Warna hijau pada jaje lak-lak berasal dari warna alami yang berasal dari air daun pandan. Ekstrak air daun pandan ini lalu dicampurkan kedalam adonan.

Tetapi, kadang Jaje Laklak ada yang memakai perwarna makanan berwarna merah muda atau berwarna coklat. Jaje Laklak dibuat dari bahan dasar tepung beras, dicetak dengan cetakan serabi (cetakan tanah liat). Jika sudah matang, Jaje Lak-lak akan ada lunang-lubang seperti sarang semut di bagian permukaannya

Bagaimana? Cukup menggugah selera bukan? Jika Anda ada kesempatan mengunjungi Pulau Dewata, tak ada salahnya untuk mencobanya. Semoga dapat menambah referensi menu kuliner khas Bali kamu, ya!

Baca juga artikel terkait makanan khas Sumatra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here