Kaos Polos Dari 7 Jenis Bahan Yang Terbaik

320
kaos polos
masmanto.com

Kaos polos – Dalam pemilihan bahan dasar untuk pembuatan kaos polos itu sangat penting. Tanpa mengetahui bahan-bahan terbaik apa yang dapat digunakan untuk pembuatan kaos, maka kita akan mendapatkan dua kemungkinan, yaitu kekecewaan dan kerugian pada akhirnya.

Jenis-Jenis Bahan dasar yang Bagus Untuk Pembuatan Kaos Polosa & Kaos Sablon

Berikut ini beberapa bahan dasar terbaik yang bisa menjadi pilahan yang tepat untuk kamu yang dalam membeli kaos, antara lain sebagai berikut:

1. Cotton Combed

Bahan dasar dengan kualitas terbaik dan super ini terbuat dari 100% serat kapas alami. Sifat bahan tidak panas dan mampu menyerap keriingan dengan baik, dan memiliki karakteristik benang yang lembut dan halus sehingga banyak disukai untuk bahan kaos.

Jenis kaos ini banyak dipasarkan oleh distro sebagai kaos polos maupun bermotif, karena bahannya yang sangat cocok untuk cuaca di negara tropis karena ia memiliki kemampuan dalam menyerap keringat dengan baik, tidak panas dan tidak mudah pudar atau luntur.

2. Cotton Card

Bahan dasar cotton carded berada dibawah satu level dari cotton combed dengan hasil rajutan dan tampilan yang lebih cenderung kurang rata dan halus, sehingga jika dilihat lebih dekat dan seksama  maka hasil rajutan cotton carded terlihat kurang merata.

Dari segi untuk catton carded harga pun relatif lebih murah dibandingkan dengan cotton combed. Bahan cotton carded sering digunakan untuk pembuatan kaos polos ataupun seragam pabrik dan kaos olahraga.

3. Cotton Slub

Cotton slub merupakan bahan dasar kaos dengan karakter permukaan serat kainnya tidak merata. Apabila di pegang maka akan terasa ada seperti gumpalan tebal dan tipis di permukaannya.

Jika dilihat dari komposisinya, kain cotton slub ini terdiri dari 2 macam :

  • Terbuat dari 100% katun asli dan terdapat garis-garis pada serat kainnya hasil dari proses tenun
  • Bahan terbuat dari campuran 80% katun dan 20% polyester

Sedangkan berdasarkan karakternya, kain cotton slub ini memiliki ciri sebagai berikut :

  • Bahanya ringan, nyaman dan menyerap keringat (cotton slub 100%)
  • Cenderung lebih mudah rusak jika direndam terlalu lama dalam deterjen, karena terbuat dari bahan alami.
  • Hanya tersedia ketebalan 30s saja (bahan tipis)
  • Bahan rentan terhadap jamur sehingga membutuhkan perawatan yang sedikit lebih ekstra.

4. Cotton Tri-Blend

Jenis cotton tri-blend adalah bahan dasar kaos yang memiliki sifat yang tidak mudah kusam, lembut, halus den lentur. Kain cotton tri-blend didapatkan dari penggabungan 3 serat bahan dasar yaitu polyester, royan, dan katun. Jenis kain cotton tri-blend ini memiliki komposisi 25% royan, 25% katun, dan 50% dari polyester.

5.  Cotton Spandex

Bahan dasar Cotton spandex merupakan salah satu jenis kain yang didapatkan dari campuran serat spandex (polyurethane) dengan benang katun. Kombinasi yag didapat dari kedua bahan ini bisa dibuat menjadi kaos polos, baju renang, bra, kaos kaki, kaos oblong, dan lain sebagainnya.

Karakter cotton spandex :

  • Tahan terhadap keringat, dry clean
  • Lembut & elastis
  • Tidak mudah kusut, jadi tidak perlu sring disetrika
  • Warna tidak mudah pudar (tahan lama)

6. Cotton Supima

Jenis bahan cotton supima ini adalah jenis bahan yang terbuat dari benang cotton superior yang berasal dari kapas pima, yang berada diperkebunan kapas pima di Amerika Serikat. Sehingga bahan cotton ini di namakan cotton supima (superior pima). Dan kapas pima ini juga dianggap sebagai kapas yang terbaik di dunia.

7. Cotton Bamboo

Kain katun bamboo ini memiliki karakteristik yang hampir sama dengan cotton combed. Ia sama-sama anti kusut (susut) serta memiliki hasil rajutan dan permukaan yang terlihat lebih rata. Bedanya hanya benang yang digunakan pada bahan dasar cotton bamboo ini cenderung lebih halus dan soft. Hasilnya pun sudah bisa ditebak yaitu kaos polos yang terbaik atau kualitas jempolan.

Kode Khusus Pada Bahan Kaos Polos

Tebal atau tipisnya bahandasar kaos polos bisa ditandai dengan kode-kode khusus seperti 40s, 30s, 24s, dan 20s. Semakin kecil angka yang yang terdapat pada kode-kode tersebut maka semakin tebal bahan yang dihasilkan, dan sebaliknya apabila semakin besar angka pada kode tersebut maka bahan yang didapat semakin tipis. Sedangkan huruf yang terdapat dibelakang angka tersebut adalah merujuk pada proses perajutan kain.

  • D (double knitt) yaitu diperoleh dari rajutan dengan jarum ganda, sehingga hasil kain menjadi lebih lentur dengan kedua sisi kain sama-sama halus . Cocok untuk bahan baku pakaian anak-anak.
  • Sedang huruf “S” (single knitt) dapat diartikan sebagai rajutan tunggal dengan hasil yang lebih padat dan kurang lentur. Dan biasanya di sisi luar kainlebih halus, sementara sisi dalam kain lebih kasar.

Nah setelah kamu semakin paham mengenai apa saja bahan yang bagus untuk dijadikan bahan dasar konveksi kaos terbaik, silahkan hubungi teespro bila membutuhkan bantuan desain kaos ekslusif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here