Bacaan Doa Qunut dan Pendapat Para Ulama

Bacaan doa qunut – Apa sih qunut itu? Bacaan do’a qunut merupakan sebagian doa dalam shalat subuh. Tentu saja sebaiknya kita pahami dan mengerti sebagai seorang muslim. Bagi yang belum mengetahui, doa Qunut adalah doa yang dibacakan pada rakaat kedua setelah ruku’ pada shalat subuh.

Qunut biasa dibacakan saat sholat subuh karena itu merupakan tuntunan dari Rasullulah Shallallahu alaihi wassalam. Banyak orang yang bertanya apakah qunut itu boleh atau tidak? Maka disini kami akan membahasnya, termasuk tentang  bacaan do’a qunut yang baik dan benar.

Ada pertentangan tentang bacaan doa Qunut menurut pendapat para ketua ulama-ulama. Doa Qunut dibacakan pada rakaat ke dua setelah rukuk atau i’tidal. Qunut boleh dibaca dan boleh tidak, terserah saja. Yang tidak boleh adalah tidak menunaikan shalat subuh, atau melalakukan dengan cara yang bertentangan dengan ajaran Rosullulah.

Ada beberapa pendapat ulama tentang bacaan doa Qunut yang menjadikan berdebatannya adalah pengunaan qunut. Kita akan bahas sedikit pendapat para ulama tentang doa qunut berikut ini.

Pendapat Para Ulama Tentang Doa Qunut

bacaan doa qunut
www.penyair.net

Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin pernah ditanya:

Bagaimana pendapat empat Imam Madzhab mengenai qunut?

Syaikh rahimahullah menjawab:

Pendapat para imam madzhab untuk masalah qunut adalah berikut dibawah ini.

Pertama: Ulama Malikiyyah

Mereka menyatakan bahwa qunut tidak ada kecuali hanya pada shalat shubuh saja. Dan qunut tidak ada pada shalat witir dan shalat lainnya.

Kedua: Ulama Syafi’iyyah

Mereka menyatakan pendapat bahwa qunut tidak ada dalam shalat witir, kecuali ketika pada separuh akhir dari bulan suci Ramadhan. Dan tidak ada qunut dalam shalat lima waktu yang lainnya selain pada shalat subuh dalam setiap keadaan (baik kondisi kaum muslimin tertimpa musibah ataupun tidak). Qunut juga berlaku pada shalat lainnya, selain shalat shubuh jika kaum muslimin tertimpa musibah (yaitu Qunut nazilah).

Ketiga: Ulama Hanafiyyah

Mereka berpendapat Qunut disyariatkan dalam shalat witir. Qunut tidak disyariatkan dalam shalat lainnya kecuali pada saat nawaazil atau kaum muslimin megalami musibah. Tetapi qunut nawaazil ini hanya berlaku pada shalat shubuh saja dan imam yang membaca qunut. Dan kemudian jama’ah mengaminkan qunut dan qunut tidak ada jika shalatnya munfarid (sendirian).

Keempat: Ulama Hanabilah (Hambali)

Mereka menyatakan bahwa qunut disyari’atkan dalam shalat witir. Dan qunut tidak disyariatkan pada shalat lainnya kecuali jika terjadi musibah yang besar selain penyakit. Imam atau yang mewakilinya membaca do’a qunut pada shalat lima waktu saja selain shalat Jum’at.

Sedangkan Imam Ahmad sendiri menyatakan pendapat, bahwa tidak ada dalil yang menunjukkan bahwa Rasulullah pernah melakukan qunut witir sesudah atau sebelum ruku.

Bacaan Doa Qunut Nazilah

bacaan doa qunut
http://1.bp.blogspot.com

bacaan doa qunut

Bacaan Latin Qunut Nazilah

Allohummagfirlanaa wa lilmu’miniina wa lmu’minaati wa lmuslimiina walmuslimaati wa allif bayna quluubihim wa ashlih dzaata baynihim wanshurhum ‘alaa ‘aduwwika wa’adzuwwihim

Allohumma l’an kafarata ahl alkitaabi alladziina yashudduuna ‘an sabiilika wayukadzibuuna rusulaka wayuqaatiluuna awliyaaika.

Allohumma khallif bayna kalimihim wazalzil iqdaamahum wainzil bihim ba’saka lladzii laa tarudduhuu ‘anil qawmil mujrimiina.

Arti Qunut Nazilah

Ya Allah, ampunilah kami, kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Satukanlah hati mereka. Perbaikilah ikatan antara mereka dan menangkanlah mereka atas musuh engkau  dan musuh mereka.

Ya Allah, laknatilah orang-orang kafir ahli kitab yang selalu menghalangi jalan engkau, mendustakan rasul rasul engkau, dan memerangi wali-wali-Mu.

Ya Allah, Cerai beraikanlah persatuan dan kesatuan mereka. Goyahkanlah langkah-langkah mereka, dan turunkanlah kepada mereka siksa Engkau yang tidak akan Engkau jauhkan dari kaum yang berbuat buruk”.

Itulah do’a qunut nazilah serta artinya untuk dipelajari dan di pahami agar sholat subuh kita menjadi lebih khusuk dan di terima oleh Allah S.W.T

Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Ibnu Abbas berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melakukan qunut selama satu bulan secara terus-menerus pada shalat 5 waktu di akhir setiap shalat. Apabila ia mengucap Sami’Allahu liman hamidah pada raka’at yang terakhir. Rasulullah mendo’akan kebinasaan atas kabilah Ri’lin, Dzakwan dan ‘Ushayyah yang ada di perkampungan Bani Sulaim, dan orang-orang di belakang Rasulullah mengucapkan amin.

Hadits ini telah diriwayatkan oleh Abu Dawud, Ibnul Jarud, Ahmad, al-Hakim dan al-Baihaqi. Lalu Imam al-Hakim menambahkan bahwa Ibnu Abbas R.A berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengutus para da’i agar mereka (kabilah-kabilah itu) masuk Islam, tetapi malah mereka membunuh para da’i itu”. ‘Ikrimah berkata: Inilah pertama kali qunut diadakan.

Bacaan do’a qunut merupakan do’a yang diucapkan ketika rakaat terakhir setelah ruku’. Banyak orang yang menggunakan qunut dan ada yang tidak menggunakan qunut. Untuk bacaan do’a qunut biasa atau berjamaah mari simak pembahasannya berikut ini.

Doa Qunut Berjamaah

bacaan doa qunut
kumparan.com

bacaan doa qunut

Bagaimana untuk doa qunut berjamaah di masjid atau mushola dengan bacaan yang baik serta benar? Dibawah ini merupakan do’a qunut biasa atau saat berjamaah di dalam masjid maupun mushola. Simak bacaanya berikut ini.

Bacaan Doa Qunut Latin

“Allahummah dinii fii man hadait. Wa’aafinii fii man ‘aafaiit. Wa tawallanii fii man tawallaiit. Wa baarik lii fiimaa a’thaiit. Wa qinii syarramaa qadthaiit. Fa innaka taqdthii walaa yuqthdaa ‘alaiik. Wa innahu laa yadzillu man wãlaiit. Walaa ya’izzu man ‘aadaiit. Tabaa rakta rabbanaa wata ’aalait. Fa lakal-hamdu ‘alaa maa qadhaiit. Astaghfiruka wa atuubu ilaiik, wa shallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadinin-nabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.”

Arti Doa Qunut

“Ya Allah tunjukkanlah saya sebagaimana mereka yang sudah Engkau berikan petunjuk. Dan kasihkanlah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang Engkau sudah kasih kesehatan. Dan peliharalah kami sebagaimana orang yang telah Engkau pelihara. Dan berilah keberkahan bagi kami pada segala apa yang Engkau sudah karuniakan. Dan lindungi kami dari segala bahaya kejahatan yang Engkau sudah pastikan.

Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang mana Engkau memusuhinya. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau.

Maha bagi Engkau seluruh pujian di atas yang Engkau hukumkan. Kami memohon ampun dari Engkau dan kami bertaubat kepada Engkau. (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi kami Muhammad, keluarga dan sahabatnya.”

Itulah beberapa penjelasan tentang bacaan doa qunut dan juga hadist yang membahasnya. Ada pertentangan tentang hadist yang menjelaskan penolakan terhadap bacaan doa qunut dan juga ada yang mendukung tentang qunut. Terlepas dari pertentangan qunut adalah pentingnya shalat 5 waktu daripada membahas tentang qunut.

Semoga dengan mengetahui tentang do’a dan artinya, serta hadist bisa meningkatkan ke taqwaan kita terhadap Allah SWT. Bagaimana pun semua kebenaran datangnya dari Allah dan jika ada kesalahan berasal dari penulis semata. Semoga pembahasan tentang bacaan doa qunut ini bisa bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *